Brooklyn, NY 10036, United States 1-800-123-1234

Dalam era perdagangan yang bertambah maju seperti sekarang, buku yang menjadi sasaran pembajakan umumnya adalah buku-buku berlabel best-seller, karena banyak peminatnya.

Banyak kalangan yang lebih memilih membeli buku bajakan karena dianggap lebih murah, contoh para pembeli buku bajakan ini biasanya adalah kalangan pelajar dan mahasiswa yang membutuhkan buku berkualitas tapi terkendala dana. Atau juga masyarakat umum yang juga memiliki budget terbatas tapi tetap ingin memiliki bukku-buku “best-seller” tersebut. Maka dari itu, buku-buku bajakan seolah menjadi “solusi” instan bagi masyarakat kita namun tidak mengindahkan masalah lain yang muncul karena maraknya pembajakan buku tersebut.

Di era digital seperti ini pun, kemajuan teknologi berperan besar dalan pembajakan karya para penulis buku asli. Dengan berkodek sebagai e-book , pembajakan buku secara digital lebih banyak dilakukan dengan adanya versi PDF dan dapat didownload bebas dan gratis melalui internet, orang-orang kemudian menjadikannya sebagai alasan pembenaran hal lain. Muncul berbagai alasan ketika orang-orang mulai menggunakan e-book palsu ini seperti, untuk mengurangi jumlah konsumsi kertas, sebagai bentuk pada kepedulian terhadap bumi kita. Memang tidak ada salahnya melakukan ajakan untuk mengurangi konsumsi kertas, namun menikmati hasil karya orang lain melalui e-book bajakan secara gratis bukanlah solusi yang dibenarkan.

Pola pikir masyarakat kita harus dirubah mulai dari sekarang. Karena bukan hal yang tidak mungkin para pelaku industri percekatan buku resmi atau asli akan kehilangan gairahnya dalam mengeluarkan karya-karya baru dari para penulis. Tidak hanya itu, Indonesia akan di cap sebagai negara pembajak sehingga bisa jadi para penerbit dari luar negeri pun enggan mendistribusikan bukunya ke Indonesia. Jika sudah seperti ini, akan banyak kerugian yang ditimbulkan, tidak hanya dari pelaku industri dan para penulis tersebut, namun negara pun juga terkena imbasnya.

Lalu Bagaimana Cara yang Membedakan Buku Asli dan Buku Bajakan?

1. Kualitas Kertas

Kualitas kertas yang dimiliki buku bajakan biasanya kurang bagus. Dari visual pada isi buku yang kusam dan tidak sejelas buku asli, hingga kertas lebih tipis dan ringan sehingga mudah robek.

2. Warna Cover

Buku asli memiliki cover dengan warna dan penulisan yang tajam dan tidak pecah, sedangkan buku palsu memliki kecenderungan memiliki gambar cover yang blur.

3. Cetakan Cover Timbul

Pada saat ini banyak buku asli yang memiliki cetakan cover yang timbul sebagai variasi dan membuat buku lebih menarik. Sedangkan buku bajakan tidak memiliki cetak timbul karena akan menambah biaya produksi mereka.

4. Jilid Buku

Buku bajakan tidak memiliki pengontrolan produksi. Produksi dilakukan cepat dan terburu-buru sehingga penjilidan terlihat tidak rapi dan tidak awet.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X
WhatsApp Butuh Bantuan ?